23
Jan
08

Mengenal konfigurasi LAN dan TCP/IP bagi Pemula

Mengenal LAN
——————–
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server.
Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan.

Penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkansemua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan. Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama. LAN yang umumnya menggunakan hub, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuantentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.
LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi perangkat hardware dan software, yaitu :
1.Komponen Fisik : Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan.- Tipe komputer yang digunakan di dalam jaringan akan sangat menentukan unjuk kerja dari
jaringan tersebut. Komputer dengan unjuk kerja tinggi akan mampu mengirim dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat. Di dalam jaringan tipe Client-Server, komputer yang difungsikan sebagai server mutlak harus memiliki unjuk kerja yang lebih tinggi dibandingkan komputerkomputer lain sebagai workstation-nya, karena server akan bertugas menyediakan fasilitas dan mengelola operasional jaringan tersebut.

-Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe network interface card (nic) atau network card, yaitu ISA dan PCI. Saat ini terdapat jenis network card yang banyak digunakan, yaitu PCI

-Perkabelan.

1.Kabel Twisted Pair •Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair dan Unshielded Twisted Pair(UTP) •Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telpon •Relatif murah •Jarak yang pendek •Mudah terpengaruh oleh gangguan •Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps
2.Kabel Coaxial •Umumnya digunakan pada televisi •Jarak yang relatif lebih jauh •Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps •Harga yang relatif tidak mahal •Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair
3.Kabel Fiber Optic •Jarak yang jauh •Kecepatan data yang tinggi, 100 Mbps •Ukuran yang relatif kecil •Sulit dipengaruhi gangguan •Harga yang relatif masih mahal •Instalasi yang relatif sulit

Topologi Jaringan
———————–

Topologi Jaringan adalah susunan lintasan aliran data didalam jaringan yang secara fisik menghubungkan simpul yang satu dengan simpul lainnya. Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.
Topologi ini mengacu dan mengadaptasi kepada keadaan jaringan yang ada di-lapangan (memungkinkan atau tidaknya digunakan salah satu topologi). Tapi keseluruhan grand design jaringan (pemilihan alat-alat, aksesoris, aktif / pasif device) dan kebijakan / policy yang akan diaplikasikan setelah selesainya suatu project, akan berdasarkan dari pemilihan bentukan Topologi Jaringan.

Jenis-jenis Topologi yang umum di pakai topologi :

Topologi STAR
———————
Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasiun primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.

Keuntungan :

• Paling fleksibel
• Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
• Kontrol terpusat
• Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
• Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian
• Boros kabel
• Perlu penanganan khusus
• Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

Topologi BUS
——————–

Keuntungan :
- Hemat kabel
- Layout kabel sederhana
- Mudah dikembangkan
Kerugian :
- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
- Kepadatan lalu lintas
- Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
- Diperlukan repeater untuk jarak jauh

Topologi TokenRING
——————————
Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.
Keuntungan :
- Hemat Kabel
Kerugian :
- Peka kesalahan
- Pengembangan jaringan lebih kaku

2.Komponen Software :Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jarin gan.

Protokol TCP/IP
———————–
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data komputer di internet. Komputer-komputer yang terhubung ke internet berkomunikasi dengan protokol TCP/IP, karena menggunakan bahasa yang sama perbedaan jenis komputer dan sistem operasi tidak menjadi masalah. Komputer PC dengan sistem operasi Windows dapat berkomunikasi dengan komputer Macintosh atau dengan Sun SPARC yang menjalankan solaris. Jadi, jika sebuah komputer menggunakan protokol TCP/IP dan terhubung langsung ke internet, maka komputer tersebut dapat berhubungan dengan komputer di belahan dunia mana pun yang juga terhubung ke internet. Karena penting peranannya pada sistem operasi Windows dan juga karena protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari Windows. Protokol TCP berada pada lapisan Transport model OSI (Open System Interconnection), sedangkan IP berada pada lapisan Network mode OSI

IP Address
—————-

IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.1.

Contoh IP address
—————————-
Network ID│Host ID
192│168│0│1

IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch).
Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.

Kelas-kelas IP Address
——————————-
Untuk mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pemakai, IP address dibagi dalam tiga kelas seperti diperlihatkan pada tabel 1.2.

Kelas IP Address

IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP
1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya.
Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:
Network ID = 113
Host ID = 46.5.6
Sehingga IP address diatas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.
IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 132.92.121.1
Network ID = 132.92
Host ID = 121.1
Sehingga IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor 132.92. dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP128.0.xxx.xxx – 191.155.xxx.xxx
IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x.
Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network Id dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.

Domain Name System (DNS)
————————————–

Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada
jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS
menggunakan arsitektur hierarki.
1. Root-level domain: merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).
2. Top level domain: kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk australia.
3. Second level domain: merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya:
microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain.

About these ads

13 Responses to “Mengenal konfigurasi LAN dan TCP/IP bagi Pemula”


  1. 1 nana
    March 19, 2008 at 6:48 am

    bagaimana cara configurasi ip address

  2. 2 imancyber
    March 20, 2008 at 2:48 am

    Untuk mengkonfigurasikan ip address yg pertama-tama dilakukan adalah menghtung berapa banyak jumlah host yang digunakan dan computer client.. setelah kita mengetahui brp banyak host dan computer client yg kita pakai,, maka barulah kita memilih spesifikasi kelas IP address nya…:D

    IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar
    IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar.
    IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN)
    ..
    hanya itu saja yg dapat saya jelaskan kepada mbak nana.. semoga dapat dimengerti,,,
    Dan atas kesudian mbak nana.. telah berkunjung ke blog sy yg sederhana ini..:D
    saya ucapkan terima kasih..:D

  3. 3 budi
    April 4, 2008 at 4:10 am

    kirimin tutorial dan spech lan fiber optic

  4. April 17, 2008 at 3:27 am

    tolong kirimkan buku tentang konfigurasi lan

  5. 5 yudhi
    April 17, 2008 at 4:24 am

    Seperti biasa aku di STM bingung mo ngapain….?
    tapi hari ini aku ada kegiatan, yaitu menginstall webserver. webserver itu adalah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. walaupun aku dah pernah tau gimana cara nginstall webserver tapi itupun masih awam banget..aku nggak sendirian, aku diintruksi oleh mas maman coz dia dah ahlinya nanganin kayak gini, dan aku bisa lebih paham dech tentang webserver. pertama kali sebelum menginstall webserver, menginstall linux suse 9.3 minimum system terlebih dahulu. Langkah-langkahnya adalah :
    1. Nyalakan komputer Anda, kemudian masukkan master SuSE Linux 9.3 CD 1 ke dalam drive CD- ROM
    2. Boot komputer Anda dari CD-ROM Drive, biarkan komputer bekerja dan sesaat kemudian komputer akan menampilkan jendela awal SuSE Linux . Catatan:F1 digunakan apabila Anda memerlukan bantuan yang berhubungan dengan prosesinstalasiF2 digunakan untuk mengatur resolusi monitor yang digunakanF3 digunakan untuk mengubah drive yang akan digunakanF4 digunakan untuk memilih bahasa yang digunakanF5 digunakan untuk mengupdate atau menambah driverEsc digunakan untuk membatalkan pilihan yang diambil
    3. Turunkan pointer ke pilihan Installation
    4. Tekan tombol Enter untuk melanjutkan, biarkan program bekerja sehingga akan tampil jendela YaST yang menampilkan keterangan mengenai instalasi yang akan dilakukan
    5. Pada pilihan agreement pilih I Agree
    6. Pada pilihan Select your language, Anda pilih English (US)
    7. Setelah bahasa dipilih tekan [Accept]
    8. Kemudian pada installation setting, ada beberapa menu seperti : System, Mode, Keyboard layout, Mouse, Partitioning, Sofware, Booting, Time Zone, Language, Defaul Runlevel. ] pilih Sofware sehingga tampil menu Software Selection.òPada tab [Change..]. Ada beberapa option dimana : Minimum System installasi mode text, Minimum Graphical System (without GNOME/KDE) instalasi grafik tanpa desktop, Standar System with GNOME installasi dengan GNOME desktop, Standar System with KDE intallasi dengan KDE desktopDalam kesempatan ini kita pilih yang Minimum System yaitu basis text.Accept.. (kembali ke menu installation setting), [Accept]
    9. Kemudian booting untuk menentukan default dari grup loader memuati kernel. Apabila Windows telah terinstall dan kebanyakan orang sering menggunakan windows maka windows harus di set default. Caranya:Klik menu booting, double klik pilihan sections kemudian arahkan kursor pada windows klik set as default
    10. Pilih time zone untuk menentukan waktu dari system bios / linuxCaranya :Pilih Asia pada menu kolom sebelah kiri, pilih Jakarta pada menu kolom sebelah kanan, pilih local time klik finish/accept/okKlik accept untuk mengakhiri instalation settings
    11. Setelah muncul menu Confirm installation kita pilih [Install]. Akan tampil proses Installasi (tunggu dengan sabar… karena kecepatan installasitergantung dengan spec computer yang digunakan)
    12. Setelah computer restart, biarkan booting dari harddrive, kemudian gantilah CD 1 dengan CD yang diminta..(CD 5).
    13. Setelah muncul menu system administrator, isilah password dengan password yang uniksebagai password admin (root)
    14. Jika pengisian password selesai dan kita lanjutkan [Next], akan muncul konfirmasi. password, pilih yes..
    15. Network Configuration kita biarkan sesuai default, [Next] …
    16. Test Internet Connection kita Skip test atau ditiadakan, [Next]..
    17. User Authentication Method sesuai default, [Next] …
    18. Add a New Local User kita isi user nama kita masing-masing, [Next] ..
    19. Release Notes, [Next] …
    20. Hardware Configuration, [Next]..
    21. Installation Completed, [Finish] …
    setelah instalasi suse installah paket-paket yang dibutuhkan untuk mendukung pembuatan webserver misalnya samba,mc,bind,wget dengan cara
    1. Pada Shell Linux ketik yast
    2. Pada kolom menu sebelah kiri pilih software, pada kolom menu sebelah kanan pilih Install and Remove Software.
    3. Tekan Alt+S untuk melakukan pencarian paket instalasi samba, mc, bind, wget
    4. Centang dengan tombol spasi paket-paket tersebut
    5. Tekan Alt+A untuk menyetujui paket samba yang akan diinstall.
    6. Tekan Alt+O untuk OK.
    7. Masukkan CD yang diminta.
    8. Masuk Yast, Kolom menu sebelah kiri : Network Devices, kolom menu kanan : Network Card, Enter.
    9. Tekan Alt+H, untuk mengganti konfigurasi card LAN yang secara otomatis terkonfigurasi dengan DHCP. Kita akan mengubahnya ke IP Static.
    10. Tekan Alt+E, untuk mengedit IP Card LAN. Tekan Alt+T lalu Alt+I, Isikan IP Address untuk Card LAN misal 172.19.90.254, Tekan Alt+N (Next), lalu Alt+F (Finish).
    11. Pastikan Firewall di service linux mati, cek di Security and Users – Firewall, Enter. Pada pilihan Start-Up, Pastikan Firewall dijalankan secara manual (Alt+M), Stop firewall sekarang jika masih berjalan (Alt+T).
    12. Tekan Next (Alt+N), lalu Accept (Alt+A).
    13. kemudian memberi alamat IP pada Card LAN yaitu :
    terakhir instalasi webserver :
    1. Masuk Yast – Software – Install and Remove Software – enter
    2. Untuk menginstalasi web server tiga software berikut ini harus terinstall dengan baik, yaitu : Apache2, PHP, MySQL.
    3. Alt+S (untuk mencari kata), ketikkan apache, enter. Ketika pencarian mendapatkan hasil kata yang dicari, centang software apache2 saja dengan tombol spasi
    4. Alt+S lagi, ketikkan php. Begitu ketemu centang software php4 saja.
    5. Alt+S lagi, ketikkan mysql. Begitu ketemu centang software mysql saja.
    6. Alt+A (untuk accept, menyetujui paket-paket yang akan diinstall), Alt+O (OK, Untuk memulai instalasi).
    7. Masukkan Media CD berapa yang diminta.
    8. Instalasi selesai pilih finish (Alt+F)
    9. Aktifkan servicenya lewat Yast – System – System Services (Run Level), enter
    10. Alt+E (Expert Mode), arahkan kursor pada apache2 tekan Alt+3 lalu Alt+5, Alt+T, enter, enter
    11. Arahkan kursor pada mysql tekan Alt+3 lalu Alt+5, Alt+T, enter, enter
    12. Alt+F untuk Finish
    Kemudian konfigurasi Php
    1. Pada shell linux ketik:
    mc /etcfile konfigurasi php (php.ini) terletak di direktori /etc. Cari filenya.sebelum melakukan pengeditan terhadap file konfigurasi php yaitu php.ini baiknya file php.ini kita back-up dulu menjadi php.ini.old. Kemudian yang akan kita edit adalah yang php.ini. Cara memback-up file php.ini sama seperti memback-up file smb.conf.
    2. edit file php.ini (F4)
    3. tekan F7, cari kata :
    register_globals = Off bila ketemu ubah Off menjadi Onfungsi dari meng-On-kan register_globals adalah:• Mengaktifkan links, jika register_globals = Off, maka link-link yang ada pada halaman web itu tidak dapat diakses. Apabila link di-klik maka akan kembali ke halaman utamanya seperti sebelum link di-klik. Akan tampak seperti halaman yang di-refresh atau di-reload saja.• Halaman web yang membutuhkan pemrosesan login form sangat memerlukan register_globals dari php.ini On.
    Tekan F7 lagi, cari kata :upload_max_filesize = 2M Menentukan seberapa besar database yang mampu diterima server dalam sekali upload.Nilai 2M disesuaikan dengan kebutuhan pembuatan database. Bila ingin membuat database yang filenya mencapai lebih dari 2M dalam sekali upload maka nilainya perlu ditambah.
    Tekan F7 lagi, cari kata :session.gc_maxlifetime = 1440 nilai ini menentukan berapa lama server akan memutus koneksi setelah user login dan tidak melakukan aktifitas apapun. Setelah user login, selama 1440 detik user tersebut tak melakukan aktivitas pada web browsernya atau tidak memanfaatkan fasilitasnya setelah login, maka secara otomatis server memutus koneksi user dengan cara me-logout-kan user. Sehingga bila user me-reload atau me-refresh halaman web yang tadi dalam keadaan login, maka pada web browsernya akan muncul sebuah peringatan untuk login kembali.
    4. Simpan filenya (F2), Keluar dari editing dan MC (F10).
    5. Karena kita telah melakukan perubahan pada php.ini maka service webnya perlu direstart dengan perintah: /etc/init.d/apache2 restart.
    konfigurasi PHPMyAdmin :
    1. masuk ke MC arahkan lokasi kolom sebelah kanan ke directori /srv/www/htdocs, pastikan telah masuk ke directori htdocs
    2. di kolom sebelah kiri arahkan ke /media/nama_flashdisk_atau_media_lain, misal file phpmyadmin ada di flashdisk, maka arahkan pada /media/flashdisk, pastikan telah masuk pada directori flashdisk itu.
    3. copikan file phpmyadmin beserta seluruh foldernya dengan F5, enter
    4. bila proses meng-copy telah selesai, dengan MC masuk ke /srv/www/htdocs/phpmyadmin, pastikan telah masuk ke directori phpmyadmin. Copy file config.sample.inc.php menjadi config.inc.php. Di copy ke /srv/www/htdocs/phpmyadmin.
    5. Edit file config.inc.php (F4)
    6. cari kata $cfg[‘blowfish_secret’] = ‘ ‘; di antara dua tanda petik tunggal yang kosong tersebut isikan misalnya : 12345
    7. turun lagi cari kata : $cfg[’Servers’][$i][’controluser’] = ’pmauser’;$cfg[’Servers’][$i][’controlpass’] = ’pmapass’;pmauser diganti dengan user lain misalnya rootpmapass diganti dengan password lain misalnya admin
    8. simpan, keluar dari MC
    9. masuk ke : cd /usr/sbinenter
    10. tulis : mysqladmin –u root password adminketerangan:root = sesuai dengan pengisian pmauser tadiadmin = sesuai dengan pengisian pmapass tadi
    11. Sekarang coba akses phpmyadmin lewat web browser klien http://alamat_IP_Linux/phpmyadminLogin dengan menggunakan root, password admin
    12. Nah, bila berhasil maka semua konfigurasinya benar.

  6. 6 imancyber
    April 18, 2008 at 9:44 am

    terima kasih banyak bwt mas yudhi yang telah sukarela membagikan ilmu nya untuk saya..dan semoga saya dapat mempelajari nya dengan baik dan saya gunakan untuk kepentingan orang banyak.. :D amin

  7. 7 icha
    May 16, 2008 at 5:30 am

    oke deh…panduannya boleh juga nih!!!

  8. May 21, 2008 at 1:41 am

    Bagaimana cara untuk menginstall peer-to-peer dalam suse linux???????

  9. 9 Usep Supriadi
    July 25, 2008 at 7:05 am

    Aku membutuhkan artikel tentang konfigurasi pealatan jaringan “IOS” tapi belum menemukan yang pas dengan kriteria yang saya butuhkan, ms minta bantuannya untuk mempublishkan konfigurasi peralatan jaringan “IOS”.

  10. 10 adi
    August 12, 2008 at 6:20 am

    saya bingung nih.bagaimana cara agar aplikasi ADSL dapat digunakan menjadi menampilkan acara televisi pada televisi? tolong jelaskan langkah – langkahnya dengan komplit.terimakasih sebelumnya

  11. August 12, 2008 at 8:28 am

    gmana cara bikin DNS address? Thx ya bwat kakak2 yg dah mau bantu.

  12. August 20, 2008 at 6:48 am

    ma kasih bgt nwe mas………….!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Disclaimer

This blog consists of external links only. I'm not responsible of any file and content as they are not under my control. Links and contents are not checked. All downloads are under your responsability.

online

anda pengunjung ke

  • 250,173 pengunjung
January 2008
M T W T F S S
    Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
My Popularity (by popuri.us) KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

join

Earn $$ with WidgetBucks!

Media


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: